5 Bidang Profesi yang Dibutuhkan Perusahaan Startup

1 min read

Perusahaan rintisan atau start-up terus berkembang di Indonesia, berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Indonesia memiliki sebanyak 2.193 start-up, jumlah ini merupakan urutan ke-5 di dunia. Start-up di Indonesia tak hanya unggul dari segi jumlah, kualitas start-up juga unggul terbukti dengan adanya start-up unicorn.

Jumlah start-up yang terbilang sangat banyak dan kualitas yang terus berkembang tentu dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Simak beberapa pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan start-up berikut ini!

1. Data analis

Seorang data analis bertugas untuk mencari dan mengumpulkan data kemudian mengolahnya menjadi suatu informasi atau pengetahuan yang berguna untuk pengembangan bisnis. Data analis memiliki peran penting bagi perusahaan dalam pengambilan keputusan dan menentukan strategi. Keahlian yang harus dimiliki oleh seorang data analis adalah SQL, matematika, statistika, visualisasi data, dan phyton.

Anda dapat belajar menjadi seorang data analis dengan mengikuti kelas pelatihan Pelajari Data dari Awal dengan menggunakan SQL, Data Studio, dan RStudio dari Skill Academy.

2. Developer

Perusahaan start-up tentu sangat akrab dan bergantung dengan teknologi. Developer adalah seseorang yang bertugas untuk merancang, memasang, menguji dan memelihara sistem yang sesuai untuk web, aplikasi, dan perangkat lunak. Sebuah perusahaan start-up pasti memiliki web, aplikasi, dan perangkat lunak yang perlu dipelihara dan terus dikembangkan. Sebab itulah seorang developer pasti diperlukan.

(Sumber: giphy.com)

Baca juga: 5 Keuntungan Fresh Graduate Bekerja di Perusahaan Start-Up

3. Product Manager

Product Manager adalah seseorang yang bertugas untuk merancang strategi dan pengembangan suatu produk. Perusahaan start-up tentu memiliki kompetitor produk sejenis dengan sesama start-up atau dengan perusahaan multinasional. Karena hal itu, Product Manager diperlukan untuk dapat merancang strategi dan mengembangkan produk agar dapat bersaing. Dalam pekerjaannya, Product Manager bekerjasama dengan Engineer dan juga divisi marketing.

(Sumber: pexels.com)

4. Business Development

Business Development berperan untuk membuat strategi pengembangan bisnis perusahaan seperti membidik target market baru, membuka anak perusahaan, dan lainnya. Skill yang harus dimiliki seorang Business Development adalah kemampuan negosiasi, analisis data, project management, marketing, dan tentu keterampilan berkomunikasi yang baik. Dalam mengembangkan perusahaan, Business Development tentu tidak bekerja sendirian melainkan dengan koordinasi, karenanya diperlukan kemampuan komunikasi yang baik.

5. Digital Marketing

Digital Marketing bertugas untuk mempromosikan produk melalui media digital. Perkembangan teknologi membuat aktivitas pemasaran kini mulai beralih menuju pemasaran digital, tidak lagi konvensional. Untuk menjadi seorang Digital Marketing, Anda harus menguasai beberapa hal diantaranya, Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), konten marketing, e-mail marketing, penggunaan sosial media, dan lain sebagainya.

Apabila Anda tertarik untuk berkarir di bidang ini, Anda dapat melengkapi atau mengembangkan keterampilan Anda dengan mengikuti kelas pelatihan dari Skill Academy. Terdapat banyak pilihan kelas pemasaran, salah satunya adalah Strategi Efektif Menjalankan Internet Marketing.

Itulah beberapa pekerjaan yang dibutuhkan oleh perusahaan start-up, semoga dapat membantu Anda untuk menentukan skill yang perlu dan dapat Anda kembangkan. Untuk mengetahui lebih lengkap seputar Skill Academy dan kelas pelatihan yang ada, klik CTA di bawah ini ya! Selamat belajar!

CTA skill academy