Butuh Pemasukan Tambahan, Ini Tips Mulai Bisnis selama Pandemi

2 min read

Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak pekerja yang dirumahkan atau PHK, Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan bahwa jumlah pekerja yang dirumahkan mencapai 3,5 juta, mungkin Anda salah satunya? Hal ini tentu menyebabkan hilang atau menurunnya pemasukan Anda. Jangan khawatir, meski demikian tetap ada peluang bagi Anda untuk mendapatkan pemasukan tambahan dan tetap produktif selama #dirumahaja dengan memulai bisnis.

Bagaimana cara memulai bisnis di masa pandemi? Simak tips berikut ini ya!

Tentukan ide bisnis yang akan dijalankan

Sebelum memulai bisnis, tentunya Anda perlu menentukan ide bisnis yang akan Anda jalankan terlebih dahulu. Anda bisa melakukan riset ide bisnis apa saja yang potensial untuk dijalankan selama masa pandemi. Beberapa ide bisnis yang dapat Anda pilih diantaranya  adalah healthcare, makanan, guru les online, skincare, jasa desain, dan pakaian. Selain itu, menjadi dropshipper atau reseller juga dapat menjadi solusi untuk Anda memulai bisnis tanpa modal. Beberapa ide bisnis tersebut atau yang sudah Anda pikirkan mungkin dapat menjadi bisnis yang dapat dijalankan dalam jangka panjang dengan cara mengikuti kelas memulai bisnis untuk menambah insight Anda terutama bagi Anda yang baru pertama kali akan memulai bisnis. 

(Sumber: freepik.com)

Baca juga: Penghasilan Nggak Maksimal Akibat Pandemi? Lakukan Ini untuk Menambah Penghasilan

Tentukan target pasar

Dalam menjalankan sebuah bisnis, penting bagi Anda untuk menentukan target pasar dengan tepat. Target pasar adalah calon pembeli potensial yang harus mendapat informasi dan promosi dari produk Anda dengan tujuan akhir melakukan pembelian. Menentukan target pasar juga akan berpengaruh kepada media promosi dan juga konten promosi yang akan Anda buat.

Dilansir dari marketingcraft.getcraft.com untuk menentukan target pasar, Anda perlu melakukan riset mengenai 1.) siapa; 2.) dimana; 3.) bagaimana mereka berperilaku untuk mengetahui kesamaan hobi, sifat, atau minat khusus sehingga akan mempersempit target pasar Anda sesuai dengan ide bisnis yang akan dimulai.

(Sumber: freepik.com)

 

Rencanakan modal

Setelah menentukan ide bisnis dan target pasar yang paling potensial, selanjutnya adalah merencakan modal yang Anda perlukan. Merencanakan modal merupakan tahapan penting untuk memulai sebuah usaha baik besar, kecil, atau tanpa modal. Dilansir dari nwcorporatelaw.com, untuk memulai bisnis besar atau kecil di masa pandemi, Anda dapat menggunakan ekuitas dan pinjaman sebagai modal awal untuk bisnis Anda. Ekuitas merupakan bukti kepemilikan Anda dalam bentuk nilai uang terhadap bisnis yang Anda mulai.

Anda tidak harus langsung mengeluarkan modal yang besar. Anda dapat menyesuaikan dengan kondisi keuangan Anda saat ini. Bahkan jika Anda memilih untuk memulai bisnis sebagai dropshipper atau reseller dengan tanpa modal, Anda dapat langsung menentukan media promosi yang Anda butuhkan untuk menarik minat target pasar yang sudah Anda tentukan.

(Sumber: giphy.com)

 

Tentukan media promosi yang akan digunakan

Media promosi berperan penting dalam mendukung keberhasilan bisnis Anda. Penelitian yang dilakukan oleh Serpha Marketing menemukan bahwa lebih banyak orang yang mengikuti suatu brand daripada selebriti di sosial media. Pada media sosial Instagram, sebanyak 80% penggunanya mengikuti setidaknya satu akun bisnis. Jadi, sosial media adalah media promosi yang tepat yang dapat Anda gunakan. Dilansir dari blog.hootsuite.com, jika Anda tidak memanfaatkan sosial media, maka Anda melewatkan cara cepat, murah dan efektif untuk menjangkau setengah populasi dunia. Setelah menemukan media promosi yang tepat, Anda juga perlu menyusun konten yang akan Anda gunakan agar mampu menjual merek dan produk Anda.

 

Lakukan evaluasi

Evaluasi perlu dilakukan oleh setiap pelaku bisnis, hal ini dilakukan untuk mengetahui kemajuan dan kekurangan dalam bisnis yang sedang dijalankan serta perbaikan yang perlu dilakukan. Dilansir dari infoentrepreneurs.org, setiap melewati satu tahapan penting, Anda perlu meninjau kembali kemajuan yang telah Anda lakukan, mengidentifikasi bagaimana kemajuan minat pembelian produk dalam bisnis Anda oleh target pasar yang telah Anda tetapkan, dan menentukan arah bisnis Anda kedepannya. Anda perlu untuk meninjau dan memperbarui kembali rencana dan strategi bisnis yang Anda buat agar bisnis yang Anda jalankan dapat bertahan dan menjadi semakin baik.

(Sumber: pexels.com)

Itu dia tips memulai bisnis untuk mendapatkan pemasukan tambahan. Sebelum memulai bisnis, Anda dapat mengikuti kelas mengenai bagaimana cara memulai bisnis dari Skill Academy. Untuk mengetahui lebih lengkap seputar Skill Academy, klik CTA di bawah ini ya!Skill Academy Prakerja