Inilah Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Fashion yang Perlu Kamu Ketahui!

2 min read

Fashion merupakan salah satu bisnis yang berkembang dengan pesat di Indonesia. Dilansir dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI), bisnis di industri pakaian terus mencatat pertumbuhan produksi paling tinggi dan mencatat nilai ekspor paling besar. Pada tahun 2018, industri pakaian mencatat hasil ekspor sebesar 8,62 miliar USD.

Bisnis fashion merupakan bisnis yang tidak akan mati karena pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang akan terus dicari. Karena hal inilah, banyak orang yang ingin memulai bisnis di bidang fashion terutama pakaian. Apakah Anda salah satunya? Simak kelebihan dan kekurangan menjalankan bisnis fashion berikut sebelum Anda memulai bisnis yang satu ini!

Kelebihan:

  • Banyak peminat

Bisnis fashion seperti sepatu, baju, kaos, tas, celana, dan aksesori lainnya merupakan bisnis yang tidak pernah sepi peminat. Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang pasti akan terus dicari, terutama oleh wanita yang konsumtif dan cenderung mengikuti tren. Karena merupakan salah satu kebutuhan pokok dan juga tren, sudah pasti pakaian akan selalu dicari dan memiliki peminat.

(Sumber: freepik.com)

  • Produk tahan lama

Produk fashion bukan merupakan produk yang mudah rusak atau basi seperti makanan. Anda tidak perlu khawatir apabila produk yang Anda jual tidak habis dalam sekali penjualan. Produk jualan Anda dapat tetap di jual dalam waktu yang lebih lama daripada bisnis kuliner. Namun, Anda perlu memperhatikan perubahan dan perkembangan tren yang ada, segera jual produk yang tidak lagi tren dengan harga lebih murah agar stok barang tidak menumpuk dan Anda bisa kembali modal.

(Sumber: pexels.com)

Baca juga: Beberapa Keuntungan Memulai Bisnis Thrift Shop

  • Media penjualan banyak

Tidak harus memiliki toko fisik, bisnis fashion dapat dipasarkan melalui beberapa media sekaligus. Anda dapat memanfaatkan sosial media seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk menjual dan mempromosikan produk jualan. Selain itu, menjual produk melalui platform e-commerce juga dapat menjadi pilihan Anda. Dilansir dari hootsuite.com, sebanyak 90% pengguna internet pernah berbelanja online. Mempromosikan dan menjual produk secara online merupakan pilihan yang tepat, selain dapat mencapai target pasar lebih luas, biaya yang diperlukan juga lebih hemat dibandingkan membuka toko fisik.

(Sumber: freepik.com)

Kekurangan:

  • Perubahan tren yang cepat

Bisnis fashion memang menjual produk yang tidak akan basi, namun kekurangan dari bisnis ini adalah sangat terpengaruh dengan perubahan tren. Biasanya produk tertentu akan banyak dicari setelah viral atau menjadi tren, namun ketika muncul tren baru, maka produk yang mengikuti tren sebelumnya biasanya akan mulai sepi peminat.

Anda harus terus mengikuti perkembangan dan perubahan tren yang ada, apabila muncul tren baru sedangkan produk tren sebelumnya masih ada, Anda harus segera mengambil tindakan. Jual produk sebelumnya dengan diskon atau sistem bundling, tujuan utamanya adalah untuk menghabiskan stok barang agar tidak menumpuk. Tidak perlu mengambil untung terlalu banyak, ambil keuntungan secukupnya asal produk habis terjual dan tidak menumpuk.

(Sumber: giphy.com)

  • Tingkat repeat ordernya kecil

Produk bisnis fashion biasanya bersifat tahan lama dan bukan merupakan produk habis pakai atau sekali pakai, karena itulah tingkat pembelian ulang produk fashion kecil. Namun apabila Anda pandai dalam mengikuti tren, menjual produk dengan desain yang unik, dan kualitas serta harga yang pas, maka kemungkinan pembelian ulang oleh konsumen tentu akan semakin meningkat, terutama kaum hawa. Wanita merupakan salah satu target market yang paling potensial dari bisnis ini, karena wanita cenderung konsumtif dalam membeli barang fashion dan selalu mengikuti tren.

(Sumber: pexels.com)

  • Banyak kompetitor

Bisnis ini banyak digandrungi karena memiliki peluang dan prospek yang menjanjikan. Selain merupakan kebutuhan, fashion juga merupakan tren yang terus diikuti oleh konsumen. Tak heran apabila banyak ditemui bisnis fashion dimana-mana baik toko fisik, toko online, e-commerce, dan sosial media. Karena bisnis ini sangat banyak, Anda harus pandai menonjolkan keunikan dan kualitas produk yang Anda jual. Promosi seperti foto produk dan konten marketing yang baik juga penting agar bisnis Anda semakin dikenal oleh konsumen.

Pelajari cara membuat konten marketing dan internet marketing dengan mengikuti kelas pelatihan dari Skill Academy. Anda akan mempelajari dasar-dasar digital marketing dan membuat konten marketing yang dapat membantu mengembangkan bisnis fashion Anda.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan bisnis fashion, semoga dapat menambah insight dan menjadi pertimbangan bagi Anda sebelum terjun ke bisnis ini.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap seputar Skill Academy dan kelas pelatihan yang ada, klik CTA di bawah ini ya! Selamat belajar!

CTA skill academy