Pentingnya Memiliki Portofolio agar Diterima Melamar Kerja

1 min read

Pentinya portofolio

Selain CV yang menarik dan surat lamaran kerja, masih ada lagi yang perlu Anda persiapkan dalam melamar kerja, yaitu portofolio. Terutama di beberapa pekerjaan seperti graphic designer, content writer, copy writer, videographer, desain interior, dan masih banyak lagi. Portofolio bukan hanya sebagai acuan perekrut memilih kandidat saja, lho. Masih banyak manfaat lainnya ketika Anda memiliki portofolio dalam melamar kerja. Simak dalam ulasan berikut, ya!

Memudahkan Perekrut dalam Menilai Kemampuan

pentingnya portofolio

(Sumber foto: pexels.com)

Hasil karya yang tercantum pada portofolio akan memudahkan perusahaan atau perekrut untuk menilai kemampuan Anda. Perekrut juga akan mengutamakan kandidat yang membawa portofolio, lho. Karena, pada umumnya job seeker mencantumkan kemampuan hanya secara singkat di CV. Melalui portofolio, perekrut dapat melihat langsung hasil kemampuan setiap job seeker dan membandingkannya. 

Portofolio yang berisi dokumen hasil karya juga bisa membuat komunikasi antara Anda dan perekrut menjadi lancar saat interview. Pada umumnya, perekrut akan menanyakan di mana saja Anda pernah bekerja, achievement, dan seputar hasil karya Anda. Dengan adanya portofolio, Anda akan terbantu menjawab pertanyaan dari perekrut.

Terbiasa Mengarsipkan Dokumen Pencapaian

(Sumber: giphy.com)

Hasil karya yang tercecer justru akan menyulitkan Anda dalam mencarinya saat dibutuhkan. Maka dari itu, dengan terbiasa mengarsipkan hasil karya secara rutin, maka akan memudahkan Anda ketika membutuhkannya. Dengan rajin menyimpan hasil karya, bisa dibilang Anda memiliki sikap disiplin dalam merapikan hasil karya Anda.

Baca juga: Tips Melakukan Wawancara Kerja

Memperlihatkan Personal Branding

Seperti apakah diri Anda yang dikenal oleh banyak orang? Salah satu pentingnya membuat portofolio ialah memperlihatkan seperti apa personal branding Anda. Personal branding adalah istilah yang digunakan untuk citra diri. Tentunya dengan memiliki personal branding dan dilengkapi dengan bukti portofolio akan membuat perekrut semakin yakin untuk memperkerjakan Anda.

Tidak perlu kebingungan bagaimana caranya memahami personal branding. Karena, Anda dapat mengikuti kelas Membangun Portofolio dan Pencitraan Diri untuk Melamar Kerja agar semakin sukses untuk meraih pekerjaan impian. Pada kelas ini Anda akan mempelajari 4 hal utama untuk membangun personal branding, yaitu Foundation, Promotibility, Sustaining Credibility and Visibility, dan Practical Things. Selengkapnya simak dalam cuplikan video berikut.

Menunjukan Progres Kemampuan

(Sumber: giphy.com)

Ketika Anda mengumpulkan hasil karya Anda dalam berupa hard copy atau soft copy, Anda dapat melihat progres kemampuan Anda. Dimulai dari pertama kali menggeluti bidang tersebut sampai terakhir kali Anda melakukan proyek. Seperti pisau yang diasah makin tajam, maka Anda akan memiliki bukti bahwa kemampuan atau skill  bisa berkembang dalam  kurun waktu tertentu.

Membuat Mock-up bagi yang Belum Memiliki Portofolio

Pentingnya portofolio

(Sumber foto: pexels.com)

Bagi Anda yang belum memiliki portofolio, tidak perlu khawatir dan kebingungan. Terlebih bagi para fresh graduated yang belum memiliki pengalaman kerja. Anda tetap bisa melampirkan dokumen portofolio dalam bentuk mock-up, lho. Mock-up adalah contoh atau simulasi yang berkaitan dengan pekerjaan yang Anda pilih.

Contohnya adalah ketika Anda  ingin menjadi content writer tapi belum memiliki klien, buatlah mock-up  yang berisi tulisan hasil karya Anda. Walaupun belum memiliki klien, minimal Anda sudah memahami bidang pekerjaan yang akan  diambil dengan membuat mock-up.

Baca juga: Sedang Cari Kerja? Ini Rekomendasi Kelas Prakerja untuk Anda

Itulah lima alasan pentingnya Anda mempersiapkan portofolio dalam melamar kerja. Apabila ingin mengetahui informasi lengkap seputar Skill Academy, silakan mengeklik CTA di bawah, ya. Selamat meningkatkan skill dan good luck!

Skill Academy Prakerja