Sama-sama ASN, Jangan Sampai Tertukar, Inilah Perbedaan antara CPNS dan PPPK

1 min read

Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah hal yang diinginkan oleh banyak orang. Hal ini terlihat dari tingginya antusias pendaftar setiap tahunnya. Dilansir dari kompas.com, pada tahun 2019 tercatat sebanyak 4.197.218 orang mengikuti seleksi CPNS.

ASN terbagi menjadi dua, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Karena sama-sama ASN, banyak yang mengira keduanya adalah sama, padahal berbeda. Persamaan keduanya adalah sama-sama memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP) dan gaji yang diatur undang-undang.

Lalu, apa perbedaan antara PNS dan PPPK? Simak penjelasannya di bawah ini ya!

  • Payung hukum yang membawahi keduanya

PNS dan PPPK adalah ASN yang diatur dalam payung hukum yang berbeda. PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah No 11 Tahun 2017 yang telah diubah menjadi PP No 11 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Sedangkan PPPK diatur dalam Peraturan Pemerintah No 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK.

(Sumber: freepik.com)

  • Status Kepegawaian

PNS berstatus sebagai pegawai tetap. Sedangkan PPPK berstatus pegawai kontrak sesuai dengan perjanjian kerja. Masa kerja paling singkat PPPK adalah selama 1 tahun. Meskipun status kepegawaian yang berbeda, namun keduanya memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP).

(Sumber: pexels.com)

  • Usia pelamar

Untuk mengikuti CPNS, usia minimal adalah 17 tahun dan usia maksimal adalah 35 tahun. Jika Anda ingin melamar sebagai PPPK, maka usia minimal adalah 20 tahun dan belum ditetapkan usia maksimalnya, sehingga siapapun yang memiliki kompetensi dan memenuhi kualifikasi dapat mendaftarkan diri.

(Sumber: giphy.com)

Baca juga: Gelombang 11 Resmi Dibuka, Siapkan Diri Anda untuk Ikuti Pendaftarannya!

  • Hak yang diperoleh

Hak yang diperolah PNS dan PPPK tidak terlalu berbeda jauh. Keduanya memperoleh Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kesehatan (JamKes), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM). Perbedaannya adalah PNS mendapatkan dana pensiun sedangkan PPPK tidak.

(Sumber: pexels.com)

  • Jabatan yang diisi

PNS dapat mengisi seluruh posisi ASN sedangkan PPPK hanya dapat mengisi beberapa posisi tertentu seperti jabatan fungsional. Dilansir dari infoasn.id, jabatan fungsional adalah jabatan teknis yang tidak tercantum dalam struktur organisasi seperti Pengawas Radiasi, Pengamat Gunung Api, Pengamat Meteorologi dan Geofisika, serta jabatan teknis lainnya.

(Sumber: freepik.com)

  • Jenjang karir

PNS memiliki jenjang karir yang lebih jelas jika dibandingkan dengan PPPK. Jenjang karir PNS bisa sampai mengisi posisi pimpinan utama. PPPK dapat menduduki posisi pimpinan utama hanya melalui pengangkatan jabatan bagi pegawai di luar instansi (open bidding).

(Sumber: freepik.com)

  • Rekrutmen

Pendaftaran CPNS dilakukan melalui website sscn.bkn.go.id secara serempak pada CPNS tiap tahunnya, sedangkan pendaftaran PPPK melalui ssp3k.bkn.go.id dan baru mulai dilaksanakan pada tahun 2019. Pelaksanaan pendaftaran PPPK terpisah dengan pendaftaran CPNS. Bagi Anda yang sudah mendaftarkan diri pada seleksi CPNS, maka Anda tidak dapat mengikuti pendaftaran PPPK. Anda hanya diperbolehkan mengikuti satu seleksi penerimaan.

Karena pendaftaran CPNS 2021 akan segera dibuka, siapkan diri Anda dengan mengikuti kelas rahasia lolos tes CPNS dari Skill Academy.

Itulah perbedaan antara PNS dan PPPK yang perlu Anda ketahui. Pastikan Anda mengetahui perbedaan keduanya sebelum melakukan pendaftaran. Sembari menunggu pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 dibuka, Anda dapat mengikuti kelas pelatihan CPNS dari Skill Academy dan mengikuti tryout CPNS terlengkap hanya dengan 20 ribu rupiah. Flash sale hanya sampai hari ini, tunggu apa lagi? Segera ikuti kelasnya!

(Sumber: Instagram Skill Academy)

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap seputar Skill Academy dan kelas pelatihan yang tersedia, klik CTA di bawah ini ya!

CTA skill academy