Sedang Membuat Surat Lamaran Kerja? Perhatikan Hal-hal Ini

2 min read

Para job seeker tentunya sudah tidak asing dengan surat lamaran kerja. Surat lamaran kerja atau bisa juga disebut cover letter ialah salah satu hal yang terpenting ketika Anda sedang mencari pekerjaan. Seperti dilansir dari Livecareer (21/3/2019), surat lamaran kerja seringkali dimanfaatkan oleh HRD untuk membedakan mana kandidat yang kualifikasinya hampir serupa dan memilih kandidat yang terbaik selain menggunakan CV. Membuat surat lamaran kerja tidak serumit yang dibayangkan, kok. Anda hanya perlu memerhatikan hal-hal berikut agar semakin optimis mendapatkan pekerjaan.

  • Pastikan Pengalaman yang Tercantum Sesuai dengan Kualifikasi Perusahaan

Surat lamaran pekerjaan

(Sumber foto: pixabay.com)

Pada umumnya, surat lamaran kerja ialah   surat pengantar yang berisi tentang    pengalaman profesional Anda dari segi   akademik sampai dunia kerja. Selain itu,  surat ini pun menjelaskan bagaimana                    pencapaian yang  telah  kamu lakukan cocok dengan untuk lowongan kerja yang  akan dilamar.

Saat Anda membuat surat lamaran pekerjaan, pastikan Anda mencantumkan secara lengkap pengalaman yang sesuai dengan kualifikasi perusahaan. Misalnya, ketika Anda melamar pekerjaan sebagai  graphic designer, cantumkanlah proyek apa saja yang sudah Anda lakukan. Hindari menulis pengalaman yang tidak ada hubungannya dengan kualifikasi perusahaan. Karena, HR cenderung memilih kandidat yang memiliki banyak pengalaman yang sesuai dengan kualifikasi perusahaan.

Baca juga: Sedang Cari Kerja? Optimis Dapat Kerja dengan Ikuti Kelas-kelas Ini

  • Cara Menulis Surat Lamaran Kerja

Menurut Psikolog Tomas Chomorro-premuniz, PhD A, ada hubungan antara kebiasaan menulis dengan kepribadian seseorang. Jarangya kesalahan mengetik (typo) mencerminkan seseorang yang berhati-hati, perfeksionis, dan juga mempunyai obsesi. Sedangkan bagi seseorang yang menulis dengan tata bahasa yang buruk mencerminkan seseorang yang memiliki inteligensi bahasa yang rendah. Maka dari itu, sangat penting bagi Anda untuk memerhatikan penulisan dalam surat lamaran kerja.

Salah satu yang bisa Anda kuasai untuk menulis surat lamaran yang benar adalah dengan mengetahui susunan menulis surat lamaran kerja. Contoh susunan surat lamaran kerja adalah sebagai berikut:

  1. Tanggal dan tempat penulisan surat
  2. Nama penerima beserta jabatannya
  3. Salam pembuka
  4. Isi yang berupa biodata singkat, pengalaman kerja, pencapaian, dan ketertarikan dengan perusahaan
  5. Penutup
  6. Salam dan tanda tangan

Setelah Anda menulis sesuai susunan surat lamaran tersebut, pastikan kembali tata bahasa dan penulisannya sudah benar, ya. Hal tersebut akan berdampak ketika seseorang membaca surat lamaran Anda, sehingga dapat mempertimbangkan apakah Anda layak atau tidak untuk bergabung dengan perusahaan.

  • Lengkapi dengan Lampiran Surat Lamaran Kerja

CV

(Sumber foto: pixabay.com)

Sangat penting bagi Anda untuk melampirkan beberapa berkas yang diperlukan. Seperti misalnya fotokopi KTP, pas foto, CV, dan portofolio proyek yang telah Anda lakukan. Tak jarang juga, banyak kandidat yang gagal dalam mencari kerja karena tidak melampirkan berkas-berkas yang diperlukan, loh. Dengan adanya lampiran berkas tersebut, maka akan memudahkan HR untuk memilih Anda untuk mengikuti tahap selanjutnya.

  • Ikuti Langkah-langkah yang Tertera dalam Instruksi Perusahaan

Diterima atau tidaknya Anda tergantung dari seberapa patuh Anda mengikuti instruksi yang telah diberitahukan oleh pihak perusahaan. Jika instruksi mengharuskan Anda melampirkan surat lamaran secara online, maka Anda tidak perlu mengirimkannya ke alamat perusahaan. Tentunya Anda menginginkan agar surat lamaran kerja dapat dibaca dan dipertimbangkan untuk mengikuti tahap selanjutnya, bukan? Jadi, pastikan Anda mengikuti langkah-langkah yang telah diarahkan oleh pihak perusahaan, ya.

  • Jangan Cantumkan Kekurangan Anda

Surat lamaran kerja

(Sumber foto: unsplash.com)

Ada  hal yang tidak perlu ditulis dalam surat lamaran kerja, yaitu menuliskan kekurangan Anda. Jika Anda tidak memiliki keterampilan atau gelar yang dibutuhkan, jangan sebutkan kekurangan tersebut dalam surat lamaran. Karena, kemungkinan HR hanya akan menyoroti apa yang tidak Anda miliki. Alih-alih begitu, fokuslah pada keterampilan dan pengalaman yang Anda miliki, dan jelaskan bagaimana hal tersebut membuat Anda sangat cocok untuk pekerjaan itu.

Baca juga: 5 Skill yang Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja

Itulah hal-hal yang bisa Anda perhatikan ketika sedang membuat surat lamaran kerja. Selagi mempersiapkan mencari kerja, Imbangi juga skill Anda agar semakin memperkaya surat lamaran kerja Anda dengan bergabung bersama Skill Academy. Anda bisa memilih kelas sesuai skill yang ingin Anda tingkatkan dengan mengeklik gambar di bawah ini, ya. #SiapdariSekarang untuk meniti karir dengan meningkatkan skill bersama Skill Academy.