Tips Jualan Laris Manis di E-commerce Bagi Anda Yang Baru Mulai!

2 min read

Saat ini masyarakat mulai memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan kegiatan jual beli melalui internet. Fenomena ini disebut dengan perdagangan elektronik atau e-commerce. E-commerce mulai ramai digunakan di Indonesia pada rentang tahun 2017-2018. 

Berdasarkan data BPS (2019), selama tahun 2018, jumlah e-commerce di Indonesia adalah sebanyak 13.485 dengan jumlah transaksi sebanyak 24.821.916 transaksi, dengan nilai transaksi mencapai 17,21 triliun rupiah. Dari data tersebut selama tahun 2018, rata-rata usaha setiap e-commerce mendapatkan transaksi sebanyak 1.841 kali. Berdasarkan data tersebut, berjualan melalui e-commerce memiliki peluang yang patut Anda pertimbangkan.

Berniat untuk memulai jualan online melalui e-commerce? Simak tips berikut ini!

1. Kenali tren produk

Sebelum memulai jualan online, Anda perlu mengetahui produk apa yang akan Anda jual terlebih dahulu. Anda dapat mencari tahu produk apa yang sedang ramai diminati masyarakat. Mencari tahu produk yang sedang ramai saat ini dapat Anda lakukan melalui media sosial. Dengan mengetahui tren produk, Anda dapat menjual produk yang sedang banyak dicari oleh masyarakat sehingga peluang jualan Anda laris manis akan semakin besar.

(Sumber: freepik.com)

2. Gunakan e-commerce sesuai target market

Selanjutnya adalah Anda perlu menentukan platform apa yang akan Anda gunakan. Anda dapat memasarkan produk Anda melalui beberapa e-commerce yang sesuai dengan target market Anda. Selain itu, Anda juga perlu untuk tetap memasarkan produk Anda melalui sosial media yang sedang ramai digunakan saat ini, sesuaikan media sosial yang Anda gunakan dengan target market Anda.

(Sumber: giphy.com)

Baca juga: Butuh Pemasukan Tambahan, Ini Tips Mulai Bisnis selama Pandemi

3. Lakukan promosi

Promosi wajib Anda lakukan untuk meningkatkan jumlah permintaan dan penjualan produk Anda. Dilansir dari blog.hootsuite.comjika Anda tidak memanfaatkan sosial media, maka Anda melewatkan cara cepat, murah dan efektif untuk menjangkau setengah populasi dunia. 

Anda perlu menentukan media promosi dan konten promosi yang tepat dan sesuai dengan target market Anda. Selain itu Anda juga dapat melakukan promosi melalui e-commerce dengan mengikuti promo-promo yang sedang ramai saat ini seperti flash sale, promo payday, dan promo lainnya.

4. Gunakan kata kunci pencarian yang tepat

Apabila Anda menjual produk di e-commerce, maka Anda perlu memberikan kata kunci pencarian yang tepat agar produk yang Anda jual mudah untuk ditemukan. Anda dapat mengetahui kata kunci paling banyak digunakan orang-orang untuk mencari sesuatu melalui Google Keyword Tools.

Biasanya, masyarakat mencari sesuatu melalui Google, termasuk mencari produk tertentu. Oleh karena itu Anda juga perlu mengetahui cara agar produk yang Anda jual muncul pada halaman pertama hasil pencarian Google. Ikuti kelas pelatihan agar produk jualan Anda bisa tampil eksis di halaman pencarian Google.

5. Sesuaikan harga dan perhatikan tampilan

Menentukan harga dapat mempengaruhi penjualan Anda. Menentukan harga produk tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Anda perlu melakukan riset mengenai harga jual produk sejenis di pasaran. Sesuaikan harga dengan kualitas produk yang Anda jual. Jangan menipu konsumen dengan memasang harga terlalu murah dengan kualitas produk yang kurang baik.

Selain harga, Anda juga perlu memperhatikan tampilan e-commerce Anda. Tampilan dan foto produk akan mempengaruhi kesan pertama dan minat beli calon konsumen. Anda tidak harus menggunakan kamera canggih untuk melakuka foto produk, Anda juga dapat menggunakan ponsel Anda.

(Sumber: freepik.com)

Itulah beberapa tips bagi Anda yang ingin memulai berjualan online melalui e-commerce. Untuk mengetahui lebih lengkap seputar Skill Academy dan kelas pelatihan lain yang dapat menambah ilmu Anda seputar berjualan online, konten promosi dan tips-tips lainnya, klik CTA di bawah ini ya!

CTA skill academy